Ads - After Header

Rumah Adat Ternate: Warisan Budaya Yang Mengesankan

Semesta

Pengantar

Halo Pembaca rinidesu.com,

Selamat datang di artikel kami yang akan membahas tentang rumah adat Ternate. Sebelum memulai pembahasan mengenai rumah adat Ternate, kita perlu mengenal terlebih dahulu tentang Kabupaten Ternate, Maluku Utara. Kabupaten Ternate merupakan salah satu wilayah di Maluku Utara yang terkenal dengan pariwisata. Salah satu keunikan yang dimiliki oleh Kabupaten Ternate adalah rumah adat Ternate. Rumah adat Ternate adalah salah satu warisan budaya yang masih lestari hingga saat ini. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang rumah adat Ternate secara detail mulai dari sejarah, desain, keunikan, sampai dengan kelebihan dan kekurangannya. Selamat membaca!

Sejarah Rumah Adat Ternate

Sebelum membahas lebih jauh mengenai rumah adat Ternate, kita perlu mengerti dahulu sejarahnya. Rumah adat Ternate berasal dari zaman kerajaan Ternate yang terkenal dengan kekuatan dan kejayaannya pada abad ke-16 hingga abad ke-17. Pada masa itu, rumah adat Ternate digunakan sebagai tempat tinggal raja-raja Ternate dan keluarganya. Rumah adat Ternate juga digunakan sebagai tempat pertemuan, acara adat, dan upacara-upacara keagamaan yang merupakan bagian dari budaya orang-orang Ternate. Hingga sekarang, rumah adat Ternate masih digunakan oleh masyarakat Ternate sebagai tempat tinggal dan kegiatan adat.

Ciri Khas Rumah Adat Ternate

Rumah adat Ternate merupakan salah satu destinasi wisata yang menarik di Maluku Utara karena memiliki ciri khas yang unik dan berbeda dengan rumah adat di daerah lainnya. Rumah adat Ternate memiliki atap yang menjulang tinggi dengan puncak atap yang melengkung ke atas. Atap rumah adat Ternate terbuat dari ijuk yang dirangkai dengan awet. Selain itu, rumah adat Ternate juga dilengkapi dengan tiang-tiang besar yang menjulang tinggi dan ukiran-ukiran pada bagian bawah rumah. Pintu dan jendela rumah adat Ternate memiliki bentuk lengkung yang indah dan terbuat dari kayu yang dipoles hingga mengkilap.

Also Read

Bagikan:

Tags

Ads - Before Footer