Potensi Bisnis Ternak Kelinci

Potensi Bisnis Ternak Kelinci
Potensi Bisnis Ternak Kelinci

Potensi Bisnis Ternak Kelinci

Ternak kelinci dapat menjadi bisnis yang menguntungkan karena permintaan daging dan bulu kelinci cukup tinggi di beberapa negara. Selain itu, kelinci juga dianggap sebagai hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan, sehingga menjadi pilihan bagi pecinta hewan. Namun, seperti bisnis lainnya, ternak kelinci juga memerlukan perencanaan yang baik dan pengelolaan yang efektif. Dalam artikel ini akan dibahas potensi bisnis ternak kelinci dan beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memulai bisnis ini.

Jenis Kelinci yang Tepat

Pemilihan jenis kelinci yang tepat adalah hal pertama yang perlu dipertimbangkan dalam memulai bisnis ternak kelinci. Ada beberapa jenis kelinci yang dapat digunakan untuk tujuan ternak, seperti kelinci daging dan kelinci bulu. Kelinci daging biasanya memiliki tubuh yang besar dan berat, sehingga cocok untuk diolah menjadi daging. Sedangkan kelinci bulu biasanya memiliki bulu yang lebat dan indah, sehingga cocok untuk dijadikan bahan baku pembuatan produk-produk tekstil.

Pemeliharaan yang Baik

Setelah memilih jenis kelinci yang tepat, langkah selanjutnya adalah memastikan pemeliharaan yang baik. Pemeliharaan yang baik meliputi perawatan kesehatan, nutrisi, dan lingkungan. Kelinci harus diberi makan dengan tepat sesuai dengan jenis dan usia kelinci, serta diberi air yang cukup. Lingkungan harus bersih dan sehat, serta dilengkapi dengan sarana perawatan yang memadai.

Pemasaran dan Distribusi

Pemasaran dan distribusi produk merupakan hal penting dalam bisnis ternak kelinci. Produk yang dihasilkan harus dikemas dengan baik dan diberi label yang jelas. Pembuatan izin usaha dan sertifikasi halal juga perlu diperhatikan jika produk akan dijual ke pasar yang memerlukan sertifikat tersebut. Selain itu, jaringan distribusi yang baik juga perlu dibangun agar produk dapat tersedia di pasar yang membutuhkannya.

Saat ini dunia peternakan sudah semakin maju dan modern. Hal tersebut dapat kita lihat dari beberapa komoditas yang saat ini bisa menjadi andalan. Salah satunya kita dapat mengamati bidang bisnis poultry seperti ayam ras pedaging dan ayam ras petelur. Dengan memanfaatkan teknologi yang ada, unggas tersebut dapat dengan mudah untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Tapi, tahukan anda, apakah kelinci bisa dikembangkan seperti unggas tersebut diatas.

Kelinci pada awalnya merupakan hewan liar yang sulit dijinakkan. Seiring dengan berjalannya waktu, mulai sekitar tahun 2000-an ternak kelinci sudah banyak dijinakkan dan dibudidayakan dengan tujuan-tujuan tertentu. Dengan keunggulan mudah beradaptasi dengan lingkungan, tidak heran jika kita banyak menjumpai kelinci diberbagai penjuru dunia. Terdapat lebih dari 72 jenis kelinci tersebar diseluruh dunia.

Sejauh ini kelinci sudah mulai banyak dilirik oleh berbagai kalangan untuk dibudidayakan. Meningat kelinci sekarang sudah banyak yang membutuhkan. Berbagai manfaat dari beternak kelinci diantaranya yaitu:

1. Sebagai penghasil daging. Daging kelinci dapat dijadikan alternatif sebagai pengganti daging untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Jenis Kelinci yang dapat dijadikan sebagai penghasil daging diantaranya yaitu: New Zealand, White England.

2. Sebagai ternak hias. Kelinci juga banyak yang dimanfaatkan sebagai ternak hias. Dengan keindahan dan kekhasannya kelinci sangat digemari oleh masyarakat. Kelinci yang banyak diminati sebagai ternak hias diantaranya yaitu angora, lion.

3. Penghasil bulu, bahan industri dan sebagai bahan percobaan dalam penelitian.

Hal yang perlu dilakukan sebelum memulai beternak kelinci, kita harus memilih lokasi yang tepat. Lokasi yang dipilih harus dekat dengan sumber air, terlindung dari hewan predator, jauh dari pemukiman, serta bebas dari berbagai gangguan seperti bau yang ekstrim,bising maupun asap kendaraan bermotor.

Demikian potensi beternak kelinci. Mengingat budidaya ternak kelinci memiliki potensi yang sangat potensial untuk dikembangkan, maka mari kita lakukan diversifikasi usaha ke ternak kelinci. Mengenai teknis beternak kelinci, akan penulis kupas pada kesempatan selanjutnya. Semoga bermanfaat.

 

Pos terkait