-->

Oke teman-teman semuanya kembali lagi di blog Rinidesu.com ini,  terima kasih kepada kalian yang sudah Mengunjungi blog ini untuk belajar bahasa Jepang yang secara gratis dan mudah. Di  blog Rinidesu.com ini ini kalian akan mendapatkan pelajaran bahasa Jepang yang akan dijelaskan secara detail dan mendalam sehingga kalian akan mudah memahami pelajaran bahasa Jepang yang akan kami sampaikan.  Bagi kalian yang pertama kali mengunjungi blog ini ini silahkan kalian membaca artikel daging yang kami berikan di blog ini.

belajar bahasa jepang
 Huruf abjad  dalam bahasa Jepang
 dalam bahasa Jepang di sana ada beberapa abjad yang wajib untuk kalian ketahui, karena dengan menguasai huruf bahasa Jepang kamu bisa memahami banyak sekali kebudayaan Jepang.  mulai dari makanan, minuman ,kesenian, gaya hidup dan  banyak lainnya.
 Dan bahkan bagi kalian yang ingin memahami anime anime yang kalian tonton setiap hari tanpa perlu subtitle. Maka kalian harus memahami bahasa Jepang, dan kalian tidak akan memahami bahasa Jepang kecuali kalian memahami huruf abjad dalam bahasa Jepang. Inilah pentingnya mengetahui huruf abjad dalam bahasa Jepang
 
 
Huruf Abjad Jepang Kanji
 
1. Apa itu kanji?
Kanji adalah aksara dari Tionghoa yang digunakan dalam bahasa Jepang, bahkan secara harfiah kanji berarti 'aksara dari Han(sebutan orang Jepang atas orang Tionghoa)'
Pada zaman dulu kanji juga disebut dengan mana (真名) atau Shinji (真字) untuk membedakannya dari Kana (sebutan untuk hiragana dan Katakana).
 
2. Fungsi
Kanji berfungsi untuk melambangkan ide atau konsep, semacam kata benda, akar kata kerja, akar kata sifat, dan kata keterangan).
Selain kata serapan, kanji dipakai untuk melambangkan hampir seluruh kosa kata yang berasal dari Tionghoa maupun Jepang. Bisa dikatakan hampir setiap kata memiliki bentuk atau lambangnya masing-masing.
 
3. Cara Baca
Dalam bahasa Jepang kanji memiliki dua cara baca,
A. Kunyomi
Kunyomi merupakan cara baca kanji dalam versi orang Jepang. Jauh sebelum kanji masuk ke Jepang, orang Jepang memiliki bahasa sendiri namun belum mengenal huruf. Maka dikemudian hari kata-kata asli Jepang tersebut diasosiasikan dan dilekatkan pada kanji tersebut.
Misal, dalam bahasa Tionghoa air disebut 'Shuǐ' memiliki bentuk kanji '', maka dalam kunyomi kanji tersebut dibaca 'Mizu' yang merupakan bahasa Jepang dari air
Kanji dibaca kunyomi jika kanji tersebut dalam satu kata hanya berdiri sendiri, sebagaimana kanji dari mizu diatas.
B. Onyomi
Onyomi merupakan cara baca kanji dalam versi asalnya yaitu Tionghoa atau Cina. Tak sepenuhnya versi Cina, namun lebih ke cara baca yang kira-kira paling dekat dengan cara baca Cina menurut telinga orang Jepang.
Kanji dibaca Onyomi jika kanji tersebut dalam 'satu kata' berdampingan dengan kanji lainnya
Ingat! Bahasa Jepang air adalah 'mizu' sedangkan bahasa Tionghoa atau cina adalah 'Shuǐ'. Kedua kosa kata itu memiliki satu huruf yang sama yaitu .
 <- Dibaca mizu karena berdiri sendiri
水道 <- Dibaca Shuǐdou bukan mizumichi(Michi merupakan bacaan kunyomi dari kanji ) dikarenakan dalam satu kata itu memiliki kanji lebih dari satu
Sebagai catatan: meskipun dalam satu kata terdapat lebih dari satu kanji pada nama, kanji tersebut tetap dibaca kunyomi.
 
4. Sama Bunyi Beda Huruf dan Arti
Sebagai pengingat terkadang meski bunyi suatu kosa kata sama, namun memiliki kanji yang berbeda. Misalkan dalam bahasa Jepang kita menemukan kosa kata berbunyi 'Ha', belum pasti memiliki satu arti yang sama, karna meski bunyinya sama jika penulisan kanjinya beda, maka artinya beda pula.
 
5. Jumlah Kanji
Menurut DaiKan-WaJiten jumlah Kanji yang tercatat mencapai 50305, namun kalian tak perlu khawatir karna kanji yang perlu dihafal tak mencapai sepersepuluhnya, yaitu hanya 2000 saja (:v) yang sering disebut JouYou kanji.
Huruf Abjad Jepang Kanji
 
 
HIRAGANA
(ひらがな)
 
Bagi kalian yang hari ini sedang mempelajari bahasa jepang, dan masuk pada bab hiragana, dan kalian kebingungan. Dan belum paham apa itu hiragana?, dan bagaimaan cara pelafalannya maka kalian berda di artikel yang tepat. Pada artikel ini saya akan membahas mengenai apa itu hiragana?, dan bagaimana cara pelafalannya, macam-macam Huruf dasarnya dan lain sebagainya. selamat membaca Bermanfaat ya. 

1. Penjelasan singkat
Hiragana adalah huruf yang digunakan untuk menuliskan kata yang merupakan kata asli bahasa Jepang.
 
2. Pelafalan
Dalam pelafalan, huruf Jepang tak beda jauh pelafalannya dalam lidah orang Indonesia.
Huruf 'A' dalam bahasa Jepang memiliki pelafalan yang sama dengan huruf 'A' dalam kata 'Apel'
Huruf 'I' dalam bahasa Jepang memiliki pelafalan yang sama dengan huruf 'I' pada 'Ibu'
Huruf 'U' dalam bahasa Jepang memiliki pelafalan yang sama dengan huruf 'U' pada 'Uang'
Huruf 'E' dalam bahasa Jepang memiliki pelafalan yang sama dengan huruf 'E' pada 'Enak' dan berbeda pada 'Elang'
Huruf 'O' dalam bahasa Jepang memiliki pelafalan yang sama dengan huruf 'O' pada 'Orang'
 
3. Huruf Dasar
Description: https://1.bp.blogspot.com/-QwSxGln_Eic/XsS2sQPxpZI/AAAAAAAAAYw/uin1p1pwCcsrj7aglBkmoxzAoXDf-t6YgCK4BGAsYHg/s320/2.jpg
 
 
 
 
 
Gojūon
Pada tabel diatas ini bisa dilihat 46 bentuk dasar dari Hiragana. Disebut: Gojūon (五十音), apabila diterjemahkan artinya “50 Suara”. Namun kalau dihitung cuman ada 46. Disebut 50 karena tabelnya, 5 x 10.
Pada baris pertama あ、い、う、え、お adalah lima vokal pada bahasa jepang (a,i,u,e,o).
Untuk huruf  dan  adalah huruf mati, sudah tidak digunakan sejak tahun 1946. Namun tetap saya cantumkan untuk sekedar tahu.
Untuk huruf , normalnya dibaca “HA”. Tapi tergantung pemakaian. Apabila karakter ini perannya sebagai partikel pada kalimat atau pada kalimat konbanwa(selamat sore/malam) dan
konnichiwa(selamat siang), maka dibaca sebagai “WA”.
Untuk huruf , normalnya dibaca “WO”. Tapi tergantung pemakaian. Apabila karakter ini perannya sebagai partikel pada kalimat, maka dibaca sebagai “O”
 
4. Dakuon
 
Description: https://1.bp.blogspot.com/-m9AZa1ASoXE/XsS2_Th3xnI/AAAAAAAAAZE/0bblp6tcWM4KAIuyUb352zpOjIZIZ2XUwCK4BGAsYHg/s320/Dakuon.jpg
Selanjutnya adalah Dakuon (濁音), apabila diterjemahkan artinya “Suara Keruh”. Mirip seperti tabel sebelumnya hanya saja ada dua strip kecil (``) yang biasa disebut ten-ten.
Hanya ada 4 jenis huruf dari huruf-huruf dasar yang dapat berubah menjadi dakuon jika diberi dua strip kecil (``),
1. Huruf-huruf yang diawali dengan konsonan 'K' pada pelafalannya akan menjadi 'G',
2. Huruf-huruf yang diawali dengan konsonan 'S' pada pelafalannya akan menjadi 'Z', namun pada huruf yang dibaca 'shi' akan dibaca 'ji'
3. Huruf-huruf yang diawali dengan konsonan 'T' pada pelafalannya akan menjadi 'D', namun pada huruf yang dibaca 'chi' akan dibaca 'ji' dan huruf yang dibaca 'tsu' akan menjadi 'zu',
4. Huruf-huruf yang diawali dengan konsonan 'H' pada pelafalannya akan menjadi 'B'
Tambahan:
Untuk huruf  dan  sama-sama dibaca sebagai “ZU”.
Dulu sempat dibedakan,  dibaca sebagai “ZU”, sementara  dibaca sebagai “DZU”. Namun setelah penyempurnaan ejaan pada tahun 1946 M keduanya dibaca sama sebagai “ZU”. Kecuali pada:
つづく (tsu dzu ku, artinya = To Be Continued / Bersambung)
気づく (ki dzu ku, artinya = mengetahui/menyadari)
*dan atau pada dialek-dialek tertentu.
Untuk huruf  dan  sama-sama dibaca sebagai “JI”. Namun yang lebih sering dipakai biasanya yang ini .
 
5. Handakuon
Description: https://1.bp.blogspot.com/-mrpDKY_Rl5k/XsS2s5i97DI/AAAAAAAAAY0/CA0IC7Q5nf8uJm-K7I4Hvw0I4l4zBcDKQCK4BGAsYHg/s320/handakuon.jpg
Handakuon tak jauh beda dengan Dakuon dimana adanya perubahan bunyi disebabkan ada tambahan sebuah tanda di huruf tersebut, namun di handakuon tanda tersebut berbentuk lingkaran kecil mirip lambang derajat (°) yang biasa disebut Maru.
Tak seperti dakuon yang dapat merubah 4 jenis huruf pada huruf hiragana standard, handakuon hanya dapat merubah 1 jenis huruf pada hiragana standard, yaitu huruf-huruf yang di awali pelafalannya dengan konsonan 'H', huruf-huruf tersebut akan berubah pelafalan konsonannya yang awal menjadi 'P'.
 
6. Yōon
Description: https://1.bp.blogspot.com/-tT8ji30014U/XsS2tOdRqhI/AAAAAAAAAY4/doWP6OW31BAZJGrLfCN0thMrnE_CPGUFQCK4BGAsYHg/s320/huruf_dasar_jepang.jpg
Berikutnya adalah Yōon (拗音), apabila diterjemahkan artinya diftong, namun tidak sama seperti diftong pada Bahasa Indonesia.
Yōon merupakan gabungan dari dua karakter yang menghasilkan suara baru. Misalnya adalah (ni) digabung dengan (ya), akan menghasilkan suara “NYA” seperti pada kata nyamuk. Suara “i” nya melebur dan dilanjutkan dengan -ya. Yang perlu diperhatikan adalah karakter kedua ditulis lebih kecil ukurannya.
Kombinasi ini hanya dapat dilakukan pada huruf-huruf hiragana selain vokal yang berakhiran-i dan dihubungkan dengan (ya), (yu), atau (yo).
 
7. Sokuon
Yang perlu ditambahkan lagi adalah Sokuon, bentuknya seperti huruf (tsu) hanya saja ukurannya kecil : 
Digunakan sebagai tanda untuk berhenti sejenak lalu dilanjutkan membaca huruf setelahnya. Contohnya:
さっぱり (sappari)
かっぱ (kappa)
ばっちり (bacchiri)
きっちり (kicchiri)
Tambahan:
Dalam huruf hiragana terdapat juga bunyi panjang yaitu huruf yang menambahkan huruf vokal pada sukukata yang mengandung pelafalan bunyi panjang. Aturan untuk penambahan hurufnya adalah sebagai berikut :
jika yang panjang bunyi a, ditambahkan huruf A あ」
jika yang panjang bunyi I, ditambah huruf I 「い」
jika yang panajng bunyi u, ditambah huruf U「う」
jika yang panjang bunyi E, ditambah huruf I「い」
jika yang panjang huruf  o, ditambah huruf u 「う」kecuali pada beberapa kata tertentu
 
8. Huruf-huruf Lainnya
Huruf-huruf berikut ini dulunya tidak ada, namun dengan seiring dengan era modern diperlukan cara baru untuk mendeskripsikan suara dari bahasa luar.
Contohnya:
Fa = ふぁ
Ti = てぃ
Du = どぅ
We = うぇ
Fo = ふぉ
Yang perlu diperhatikan adalah karakter kedua (,,,,) ditulis lebih kecil ukurannya.
Va =う゛ぁ
Vi = う゛ぃ
Vu = う゛
Ve = う゛ぇ
Vo = う゛ぉ
Kata-kata serapan bahasa asing biasanya ditulis dengan Katakana, namun saya tuliskan versi hiragananya untuk sekedar tahu. oke kita cukupkan artikle kita pada kali ini semoga bermanfaat bagi kalian yang sedang mempelajari bahasa jepang, dan bagi kalian yang baru mampir ke blog saya ini jangan lupa mampir lagi ya. Karena di blog rinidesu.com ini saya akan membahas semacam kursus bahasa jepang secara gratis dan gampang dipahami oleh pemula.
Baca Juga : Pola kalimat Zuni
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Huruf Abjad Jepang KATAKANA
 
 
KATAKANA
(片仮名)
 
 
1. Penjelasan singkat
Katakana 片仮名 digunakan untuk menulis kata-kata dalam bahasa asing, seperti nama negara (アメリカ Amerika), nama orang asing (アントニー Anthony), kata-kata serapan dari bahasa asing (テーブル teeburu 'table'), bisa untuk mendeskripsikan suara hewan (ニャンNyan 'suara kucing'), dan bisa juga untuk mendeskripsikan suara-suara benda mati (ジイイ。。。Jii... 'Suara ketika menatap lama seseorang')
Katakana juga digunakan untuk menulis kata yang ingin ditekankan dalam suatu kalimat.
Contoh : コレがほしいです。
Kore ga hoshii desu.
(Mau yang ini)
 
2. Pelafalan
Dalam pelafalan, huruf Jepang tak beda jauh pelafalannya dalam lidah orang Indonesia.
Huruf 'A' dalam bahasa Jepang memiliki pelafalan yang sama dengan huruf 'A' dalam kata 'Apel'
Huruf 'I' dalam bahasa Jepang memiliki pelafalan yang sama dengan huruf 'I' pada 'Ibu'
Huruf 'U' dalam bahasa Jepang memiliki pelafalan yang sama dengan huruf 'U' pada 'Uang'
Huruf 'E' dalam bahasa Jepang memiliki pelafalan yang sama dengan huruf 'E' pada 'Enak' dan berbeda pada 'Elang'
Huruf 'O' dalam bahasa Jepang memiliki pelafalan yang sama dengan huruf 'O' pada 'Orang'
 
3. Huruf Dasar
 
Description: https://1.bp.blogspot.com/-9XqzUP_e0hs/XsdwGFAan6I/AAAAAAAAAaY/HgY_iFxYeAQ1gGa4NJMCrjzXs58risiuwCLcBGAsYHQ/s1600/huruf_dasar_jepang12.jpg
 
Gojūon
Pada tabel diatas ini bisa dilihat 46 bentuk dasar dari Katakana. Disebut: Gojūon (五十音), apabila diterjemahkan artinya “50 Suara”. Namun kalau dihitung cuman ada 46. Disebut 50 karena tabelnya, 5 x 10.
Pada baris pertama ア、イ、ウ、エ、オ adalah lima vokal pada bahasa jepang (a,i,u,e,o).
Untuk huruf  dan  adalah huruf mati, sudah tidak digunakan sejak tahun 1946. Namun tetap saya cantumkan untuk sekedar tahu.
 
4. Dakuon
 
Description: https://1.bp.blogspot.com/-m9AZa1ASoXE/XsS2_Th3xnI/AAAAAAAAAZY/VV29_6SHJKERUp0pUIBmHTmONNy9zMHugCPcBGAYYCw/s400/Dakuon.jpg
Selanjutnya adalah Dakuon (濁音), apabila diterjemahkan artinya “Suara Keruh”. Mirip seperti tabel sebelumnya hanya saja ada dua strip kecil (``) yang biasa disebut ten-ten.
Hanya ada 4 jenis huruf dari huruf-huruf dasar yang dapat berubah menjadi dakuon jika diberi dua strip kecil (``),
1. Huruf-huruf yang diawali dengan konsonan 'K' pada pelafalannya akan menjadi 'G',
2. Huruf-huruf yang diawali dengan konsonan 'S' pada pelafalannya akan menjadi 'Z', namun pada huruf yang dibaca 'shi' akan dibaca 'ji'
3. Huruf-huruf yang diawali dengan konsonan 'T' pada pelafalannya akan menjadi 'D', namun pada huruf yang dibaca 'chi' akan dibaca 'ji' dan huruf yang dibaca 'tsu' akan menjadi 'zu',
4. Huruf-huruf yang diawali dengan konsonan 'H' pada pelafalannya akan menjadi 'B'
 
5. Handakuon
 Description: https://1.bp.blogspot.com/-LaaGIQYrgFU/XsdwqodBk-I/AAAAAAAAAas/Pjs0HNvwLkEqrVlSC2MaUB1gbI0BTjR_QCLcBGAsYHQ/s400/handakuon1.jpg 
 
 
 
 
Handakuon tak jauh beda dengan Dakuon dimana adanya perubahan bunyi disebabkan ada tambahan sebuah tanda di huruf tersebut, namun di handakuon tanda tersebut berbentuk lingkaran kecil mirip lambang derajat (°) yang biasa disebut Maru.
Tak seperti dakuon yang dapat merubah 4 jenis huruf pada huruf katakana standard, handakuon hanya dapat merubah 1 jenis huruf pada katakana standard, yaitu huruf-huruf yang di awali pelafalannya dengan konsonan 'H', huruf-huruf tersebut akan berubah pelafalan konsonannya yang awal menjadi 'P'.
 

6. Yōon
 
Description: https://1.bp.blogspot.com/-8ZIDKCt5gQA/XsdwFrcaOWI/AAAAAAAAAag/vndzp0jQ_TA-5Y3wye_9TkoAXKvT1vJmwCPcBGAYYCw/s400/YOON_HURUF_JEPANG.jpg
 
 
Berikutnya adalah Yōon (拗音), apabila diterjemahkan artinya diftong, namun tidak sama seperti diftong pada Bahasa Indonesia.
Yōon merupakan gabungan dari dua karakter yang menghasilkan suara baru. Misalnya adalah (ni) digabung dengan (ya), akan menghasilkan suara “NYA” seperti pada kata nyamuk. Suara “i” nya melebur dan dilanjutkan dengan -ya. Yang perlu diperhatikan adalah karakter kedua ditulis lebih kecil ukurannya.
Kombinasi ini hanya dapat dilakukan pada huruf-huruf hiragana selain vokal yang berakhiran-i dan dihubungkan dengan (ya), (yu), atau (yo).
 
7. Sokuon
Yang perlu ditambahkan lagi adalah Sokuon, bentuknya seperti huruf (tsu) hanya saja ukurannya kecil : 
Digunakan sebagai tanda untuk berhenti sejenak lalu dilanjutkan membaca huruf setelahnya. Contohnya:
ベッラ (Berra) = Aslinya Bella, karena tidak ada huruf konsonan berawalan 'L' di Jepang maka dialokasikan ke 'R'
ロッじゃ (Rojja)
カッパ (Kappa)
ガッら (Garra)
Tambahan:
Dalam huruf katakana terdapat juga bunyi panjang yaitu huruf yang menambahkan huruf vokal pada sukukata yang mengandung pelafalan bunyi panjang. Aturan untuk penambahan hurufnya cukup dengan ditambahkan lambang 
 
8. Huruf-huruf Lainnya
Huruf-huruf berikut ini dulunya tidak ada, namun dengan seiring dengan era modern diperlukan cara baru untuk mendeskripsikan suara dari bahasa luar.
Contohnya:
Fa = ファ
Ti = トィ
Du = ドゥ
We = ウェ
Fo = フォ
Yang perlu diperhatikan adalah karakter kedua (,,,,) ditulis lebih kecil ukurannya.
Va =ウ゛ァ
Vi = ウ゛ィ
Vu = ウ゛
Ve = ウ゛ェ
Vo = ウ゛ォ
 
 
 
 
 
 
Huruf Abjad Jepang Romaji
 
 
 
Yap sebagaimana kalian baca di judul, jenis huruf ini disebut Romaji, bahkan saking mudahnya aku tak perlu menjelaskan pun kalian sudah paham.
Hah... Kok bisa? Hehehe... Yaudah langsung aja kita masuk pelajaran jenis huruf terakhir dari 4 jenis huruf Jepang (Kanji, Hiragana, Katakana, dan Romaji) yang merupakan jenis huruf paling super sangat mudah :v
 
1. Penjelasan.
 
Romaji adalah jenis huruf yang menuliskan bahasa Jepang dalam bentuk huruf Romawi atau lebih sering disebut alphabet. Done... 😅
Yap... Kalian cukup baca itu dan hanya itu sebenarnya inti penjelasan Romaji. Hehehe... Gampang bukan, tapi disini aku akan menambahkan sedikit mengenai contoh huruf romaji, tabel huruf romaji, beberapa aturan penting dalam penulisan romaji, dan sejarah singkat romaji.
 
2. Contoh
 
Kanji: 
Kana: みず
Romaji: Mizu
Nah... Dari contoh diatasa kalian kuharap sudah semakin paham apa itu Romaji, Romaji adalah bentuk alphabet dari huruf kanji ataupun hiragana diatas.
Nb: Kana -> Sebutan untuk hiragana dan katakana
 
3. Tabel
Description: https://1.bp.blogspot.com/-iOXoS_KQxV0/Xs9eA_X8w6I/AAAAAAAAAb4/sRpOIFkFPZcMfEgDQOjcGRV0KkqkgVFYwCLcBGAsYHQ/s320/ROMAJI.jpg
 
Tabel diatas merupakan penulisan Romaji berdasarkan huruf-huruf hiragana dan katakana
 
4. Hal-hal yang perlu diperhatikan
 
Meskipun sederhana romaji juga memiliki beberapa atruran tersendiri, yaitu penulisan hurufnya tak bisa sembarangan, Karena penulisan alphabetical sendiri dalam beberapa bahasa memiliki hukum yang berbeda, kalau di Indonesia kita mengenal PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)
Namun kalian tak perlu risau karena romaji tak memiliki banyak aturan tambahan, semuanya sama seperti yang ada pada tabel diatas cara penulisannya, kecuali:
A. Huruf "n" ditetapkan sebagai bunyi yang memisahkan suku kata, dan tanda hubung digunakan sebagai pemisah antar suku kata, misalnya: Shin-Osaka
B. Huruf "c" yang diikuti huruf "ch" diganti dengan huruf "t," misalnya: 仏地院 (Butchiin) aslinya (Bucchiin) - Bukan bucin ya :v
C. Huruf "n" yang diikuti huruf "b", "m", dan "p" berubah menjadi huruf "m". Tanda hubung dipakai sebagai pemisah antar suku kata.
Cuma tiga kok jadi tenang saja ya 🤭  oh ya btw... Yang poin C mirip hukum Iqlab dalam pelajaran Tajwid kl ada yang tahu :v. Belajar bahasa Jepang ujung-ujungnya nyambung ke TPA juga yah :v.
 
5. Sejarah Singkat Romaji
 
Pada awalnya orang Jepang hanya mengenal tiga aksara, yaitu Hiragana, Katakana, dan Kanji.
 Namun beriringnya waktu dan banyaknya orang mulai belajar bahasa jepang, maka demi memudahkan pembelajaran bahasa Jepang, komite pendidikan Amerika serikat yang datang ke Jepang atas panggilan panglima tertinggi sekutu, mengusulkan untuk menggunakan abjad latin pada bahasa Jepang dan menerbitkan hasil penelitiannya pada 31 Maret 1946, namun usulan tersebut mendapat kritikan keras dan ditolak.
Meski begitu usulan tersebut tak hentinya diajukan, hingga pada akhirnya pada 29 Desember 1954 pemerintahan Jepang mengumumkan instruksi kabinet no.1 tahun 1954 yang intinya berisi pengesahan abjad latin pada bahasa Jepang, atau yang sekarang kita kenal lebih dengan Romaji.
 
Tambahan:
Romaji berasal dari kata Romawi yang disesuaikan dengan telinga dan lidah orang Jepang.
 
Yap cukup sampai disini penjelasa singkat yang panjang dari Romaji. "Hah? Maksudnya gimana tuh?" Ya... Gitulah :v hehehe😅
Kalau menurut kalian ada yang kurang dari materi ini, ada kesalahan dari materi ini, atau ada yang hendak ditanyakan jangan lupa tinggalkan usulan, pesan, saran, atau kritik tersebut dikolom komentar ya😚. Sampai jumpa di materi selanjutnya 👋 Sayounara.
 
 

  dalam mempelajari suatu bahasa, maka kita wajib untuk mengetahui yang namanya huruf. Karena Bagaimana mungkin kita bisa menguasai suatu bahasa akan tetapi kita tidak memahami huruf-huruf yang ada di dalam suatu bahasa tersebut. Begitu juga dalam mempelajari bahasa Jepang, maka di sana ada beberapa huruf-huruf yang wajib untuk kita ketahui agar kita menguasai bahasa Jepang dengan baik dan lancar.  Pada pembahasan kali ini ini kita akan mempelajari bersama-sama pembagian huruf huruf yang terdapat di dalam bahasa Jepang.



0 Response to " "

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pertanyaan atau saran anda!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel